ARTIKEL

7 Fakta Mengejutkan tentang Ernest Hemingway

Ernest-Hemingway-001

Ernest Hemingway | George Karger/Time Life Pictures

Ernest Hemingway adalah seorang penulis hebat asal Amerika yang pernah hidup di dunia. Namun, masih sedikit orang yang tahu bahwa selain seorang penulis hebat, dia juga seorang petarung yang tangguh, pemancing ikan yang gila, dan seorang agen mata-mata KGB! Ya, agen mata-mata. Kamu tidak salah baca. Berikut 7 daftar mengejutkan tentang penulis novel The Old Man and the Sea itu.

  1. Dia Sering Berkelahi untuk Membela James Joyce

Ernest Hemingway dan James Joyce sering pergi keluar untuk sekadar minum-minum di Paris, tempat di mana Joyce sering memulai perkelahian di bar. Bagaimana perkelahian itu bisa terjadi masih sebuah misteri. Bukan apa-apa, Joyce adalah lelaki yang lemah. Pengelihatannya begitu buruk, sampai-sampai dia tidak bisa melihat dengan siapa dia berkelahi.

Beruntunglah Joyce karena bersahabat dengan sastrawan kelas berat: Hemingway. Ya, selain karya-karyanya kelas berat, fisik Hemingway juga bisa dibilang kelas berat. Hemingway mencintai tinju. Itu sebabnya, setiap kali mulai berkelahi, yang selalu Joyce lakukan adalah berteriak, “Lawan dia, Hemingway!” Kemudian Hemingway mengepalkan tinjunya dan berkelahi sampai babak belur.

  1. Dia adalah Pemancing Gila yang Membunuh Hiu dengan Senjata Mesin.

Pada 1934, Hemingway menggunakan uang muka dari kumpulan cerita pendeknya untuk membeli kapal pesiar berukuran 11,5 meter (38 kaki) yang dia beri nama Pilar. Pada titik inilah Hemingway menjadi seorang pemancing andal. Selama musim panas 1938 saja, ia berhasil menangkap 52 ikan marlin. Bahkan, Hemingway sudah menjadi pemancing legendaris di Kuba, di mana pada 1960, Fidel Castro mengadakan kontes memancing “Torneo Hemingway” untuk menghormati penulis novel A Farewell to Arms itu.

Namun, beberapa metode memancing Hemingway bisa dikatakan tidak lazim. Dia dan temannya menangkap ikan marlin yang mereka yakini berukuran raksasa (4 meter). Mereka berjuang selama berjam-jam untuk mendapatkan ikan itu.  Kemudian, terlihat sekelompok hiu berputar-putar. Tanpa pikir panjang, Hemingway langsung menembakkan senapan mesinnya kepada ikan-ikan hiu itu.

  1. Dia Berkelahi dengan Orson Welles

Pada 1937, Orson Welles dipekerjakan untuk menjadi narator dalam sebuah film dokumenter karya Joris Ivens yang berjudul The Spanyol Earth. Narasi film tersebut ditulis oleh Hemingway, dan ketika dia mendengar Welles membacanya keras-keras, dengan terang-terangan dia bilang tidak suka dengan suara Welles. Ketika Welles menyarankan perubahan naskah Hemingway, memotong beberapa bagian besar naskahnya, Hemingway langsung ngamuk dan mengatakan, “ Sialan banget lu! Emang elu siapa berani-beraninya ngajarin gue gimana caranya menulis narasi!” Welles menanggapi dengan sinis dan meremehkan kejantanan Hemingway. Setelah itu keduanya pun berkelahi di atas panggung.

Jauh setelah itu mereka menjadi teman baik. Namun, Hemingway tetap menghapus suara Welles dan merekam suaranya sendiri untuk film tersebut.

  1. Dia adalah Lelaki Penyuka Kucing

Pada 1931, Hemingway diberi seekor kucing yang sangat istimewa, seekor kucing betina yang memiliki enam jari kaki karena mutasi genetik, dan dia memanggilnya Snowball. Hemingway menjadi terobsesi dengan kucing berjari enam itu dan akhirnya memelihara 50 ekor kucing seperti itu. Kucing-kucing itu berkeliaran dengan bebas di rumahnya.

Sekarang, rumah Hemingway sudah menjadi museum. Jika kamu beruntung dan berkunjung ke sana, kamu pasti akan melihat kucing berjari enam di mana-mana. Kucing-kucing itu dibiarkan berkeliaran dengan bebas dan melakukan apa saja yang mereka suka, dan hampir semua dari mereka adalah keturunan langsung dari Snowball.

  1. Dia Selalu Merasa Berada di Bawah Pengawasan Pemerintah

Menjelang akhir kehidupannya, Hemingway sering merasa sangat paranoid. Dia merasa selalu diikuti, disadap, dan dimata-matai oleh FBI. Ketika sedang mengemudi, Hemingway yakin bahwa mobil-mobil di jalan sedang mengikutinya. Dia juga buru-buru meninggalkan bar karena dia percaya bahwa ada beberapa orang sedang mengawasinya. Bahkan, pada suatu malam, ketika sedang mengemudi melewati bank, dia menyatakan bahwa dua karyawan yang sedang bekerja lembur itu sebenarnya agen pemerintah yang bertugas mengaudit rekening pribadinya.

Semakin lama Hemingway semakin ngotot dan yakin bahwa dirinya sedang dimata-matai. Keluarga dan teman-temannya menjadi khawatir. Selanjutnya Hemingway tinggal di rumah sakit jiwa dan diberi terapi sengatan listrik, sebuah terapi yang umum dilakukan kepada penderita penyakit mental pada tahun 60-an. Namun, hal itu hanya memperburuk keadaannya. Dia masih merasa FBI ada di mana-mana, teleponnya masih disadap, dll.

Kemudian Hemingway melakukan percobaan bunuh diri, dan sayangnya percobaan itu berhasil. Dia mati saat itu juga.

  1. Dia Benar-Benar Berada di Bawah Pengawasan Pemerintah

Selama bertahun-tahun orang percaya bahwa ketakutan Hemingway terhadap FBI dan penyadapan hanyalah tanda-tanda kegilaannya. Namun, sebagian besar teman-teman Hemingway berpikir bahwa Hemingway tidak gila dan dia benar-benar sedang diawasi FBI.

Pada 1983, tahun setelah Hemingway bunuh diri, dokumen yang dirilis di bawah Freedom of Information Act mengungkapkan bahwa J. Edgar Hoover secara pribadi terlibat dalam pengawasan Hemingway. Dokumen tersebut merincikan sebuah penyelidikan sebanyak 127 halaman. Semua yang Hemingway takutkan ternyata benar: FBI benar-benar menyadap teleponnya, mengikuti mobilnya, dan mengaudit rekening pribadinya.

Mengapa FBI harus memantau penulis Amerika itu? J. Edgar Hoover curiga Hemingway memiliki link ke Kuba. Kekhawatiran Hoover kepada Hemingway sepertinya benar, karena….

  1. Dia adalah Mata-Mata KGB

Selama tahun 1940-an, J. Edgar Hoover memata-matai siapa pun yang dia tidak percayai. Biasanya orang-orang terkenal, anggota inteligensia, atau hanya orang yang tidak setuju dengan dirinya. Kita tidak akan pernah tahu apakah Hoover benar-benar memiliki informasi tentang Hemingway, tertapi sekarang kita  tahu bahwa selama ini Hemingway adalah seorang agen KGB.

Seorang mantan agen KGB bernama Alexander Vassiliev mengungkapkan bahwa Ernest Hemingway tercatat sebagai aset, istilah yang sering digunakan untuk mata-mata. Hemingway telah bertemu agen Soviet di Kuba dan Inggris, dan catatan Soviet mengklaim bahwa Hemingway sangat antusias untuk membantu Soviet. Mereka memberi Hemingway nama kode “Argo”.

Namun, ternyata Hemingway bukan seorang mata-mata yang baik. Informasi yang dia berikan selalu tidak penting atau sama sekali tidak berguna, sehingga KGB pun menyerah. Mungkinkah Hemingway adalah seorang agen ganda? Memberikan informasi tidak berguna agar Soviet tidak mendapat keuntungan? Atau, apakah karena dia terlalu banyak minum alkohol dan seorang pemabuk berat sehingga sering memberikan informasi yang tidak berguna? Sayangnya, kita tidak akan pernah tahu pasti.[NHD/Spoila/Litverse]

Advertisements

2 thoughts on “7 Fakta Mengejutkan tentang Ernest Hemingway

  1. Pingback: 3 Novel Ernest Hemingway dalam Film Animasi 15 Detik |

  2. Pingback: Chairil Anwar Punya 5 Kelakuan Keren yang Harus Kamu Tiru | Spoila

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s