ARTIKEL

4 Artis Indonesia yang Menerbitkan Antologi Cerpen

Kehidupan artis saja sudah seperti cerita pendek, pasti menarik sekali kalau mereka menulis cerpen. Ada beberapa artis yang tercatat pernah menulis cerpen, bahkan menerbitkannya. Siapa saja mereka? Simak, yuk!

 

Melly Goeslaw 

1

Penyanyi kelahiran 7 Januari 1974 ini dikenal sebagai pencetak lagu-lagu hits. Ia dikenal sebagai Ratu Soundtrack karena album-album soundtracknya selalu sukses, seperti Ada Apa dengan Cinta, Ayat-Ayat Cinta, Ketika Cinta Bertasbih, dll.

Tahun 2003, Melly menerbitkan antologi cerpen pertamanya yang ia beri judul 10 Arrrrrgh… di Gagas Media. Salah satu cerpen dalam buku itu yang berjudul Tentang Dia diangkat ke layar lebar. Film itu disutradarai oleh Rudi Sudjarwo dan dibintangi oleh Sigi Wimala, Fauzi Baadillah, dan Adinia Wirasti. Titien Wattimena menulis skenarionya. Film itu sukses masuk 5 nominasi Piala Citra.

 

Tamara Geraldine 

2

Artis kelahiran Jakarta, 21 Mei 1974 ini dikenal sebagai presenter acara gosip Go Show dan acara olahraga Boom Basket. Pada tahun 2005, Tamara menerbitkan antologi cerpen pertamanya Kamu Sadar, Saya Punya Alasan untuk Selingkuh Kan Sayang? di Gramedia Pustaka Utama.

Buku setebal 225 halaman itu memuat 12 cerpen karya Tamara bertema perselingkuhan. Sebenarnya, Tamara sudah menulis 40 judul cerpen, tapi hanya 12 cerpen itu yang dibukukan. Alasannya, ia takut ketebalan dan kemahalan jika semua cerpen itu dibukukan. Sejak terbit bulan September 2005 sampai Oktober 2006, bukunya telah naik cetak sebanyak 4 kali.

 

Dewi Dee Lestari

Dee Lestari

Mantan personil grup vokal RSD ini lahir di Bandung, 20 Januari 1976. Sejak keluar dari grup itu, Dee menggeluti dunia menulis. Novel pertamanya Supernova terbit pertama kali tahun 2001. Sejak itu, namanya dikenal sebagai novelis.

Cerpennya, Rico de Rio ditulis tahun 1995. Namun, cerpen itu baru diterbitkan bersama 17 cerpen lainnya dalam antologi Filosofi Kopi tahun 2006 oleh penerbit Trudee Book & gagas Media. Selama tahun 2006 saja, buku itu sudah naik cetak sebanyak 6 kali. Salah satu cerpen itu, Filosofi Kopi, diangkat ke layar lebar dan akan dirilis April 2015.

 

Happy Salma

4

Model dan aktris yang belakangan dikenal sebagai pemain teater ini lahir di Sukabumi 1980. Ia menerbitkan antologi cerpen pertamanya Pulang tahun 2006 di penerbit Koekoesan. Melalui kumcer pertamanya tersebut, Happy masuk nominasi penulis muda berbakat di ajang Khatulistiwa Literary Award.

Tahun 2008, antologi cerpen keduanya Telaga: Fatamorgana diterbitkan oleh Koekoesan. Buku keduanya tersebut semakin membuatnya dikenal sebagai cerpenis. Selain kumcer sendiri, ia juga menerbitkan cerpennya dalam beberapa kumcer bersama, seperti Titian: Antologi cerita pendek kerakyatan (2008), Lobakan: Antologi Cerita Pendek (2009), 24 sauh (2009), dan Dari Datuk Ke Sangkar Emas (2011).

[DeZhaVoe/Spoila]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s